Hidupku warna-warni.
Hari-hariku mengandung makna.
Orang-orangku begitu unik. Datang dan pergi membawa kesan dan pesan, baik tersirat maupun tersurat.
Sepenggal kisah kutorehkan pada secarik kertas dan pena, terkadang berkutat pada layar dan ditemani segelas susu. Menguntai setiap huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf, paragraf menjadi sebuah bab, beberapa bab 'ku satukan dalam buku.
Tapi....
Aku merasa satu buku tak cukup untuk menuangkan kisah hidupku disana. Aku perlu beberapa buku 'tuk dijadikan saksi.
Akan tetapi, aku bingung...
Jika aku ingin membukukan kisah hidupku yang warna-warni, sampai mana kata 'tamat' bisa 'ku pakai?
skip to main |
skip to sidebar
Sabtu, 08 Desember 2018
Aku dan 19 tahun
Aku mencari jati diri.
Aku berkelana menimba ilmu.
Aku berkaca diri, bahwa hidupku terlalu datar.
'ku sadari hidup kian lama kian suram, bukan karena komitmenku, namun karena aktivitasku.
'ku mencoba 'tuk kembali bangkit, meneguhkan prinsip diatas segalanya. Mencari jati diri siapa aku. Mencari jawaban atas apa yang aku pertanyakan.
Kesana kemari ku mencari jawaban, lambat laun aku mulai resah.
Kataku dalam hati, "Ini tidak ada yang beres."
Emosiku meluap, aku gelisah, aku marah, aku berteriak dalam diri...
Siapa aku? Darimana aku? Mengapa aku terlahir ke dunia ini? Untuk apa aku hidup? Mengapa lingkunganku seperti ini? Mengapa hati tak pernah tenang?
Pada akhirnya, 'ku mencoba hal baru yang tak pernah terbayangkan olehku 'tuk mencobanya.
"Kenapa seindah ini?", hati ini begitu tenang ketika aku membaca kisah mereka yang sudah 'tampil beda'. Sungguh, lambat laun... Aku semakin terpesona pada hal ini.
Tenang, damai, sederhana, indah. Ya, semua itu ada pada hal ini!
Terpesona akan perintah dan larangan-Nya membuat ku semakin yakin akan jalan yang akan ku tapaki. Aku memastikan diri bahwa aku mantap atas hal ini.
Ya, aku mau, aku siap, aku terima.
Tatkala aku menapaki jalan yang baru, rasanya aku sudah siap dengan peralatan perang rohaniku.
Sungguh, beginikah rasanya jatuh cinta pada-Nya hingga aku merasa ringan 'tuk melangkah dan siap berperang?
Aku berkelana menimba ilmu.
Aku berkaca diri, bahwa hidupku terlalu datar.
'ku sadari hidup kian lama kian suram, bukan karena komitmenku, namun karena aktivitasku.
'ku mencoba 'tuk kembali bangkit, meneguhkan prinsip diatas segalanya. Mencari jati diri siapa aku. Mencari jawaban atas apa yang aku pertanyakan.
Kesana kemari ku mencari jawaban, lambat laun aku mulai resah.
Kataku dalam hati, "Ini tidak ada yang beres."
Emosiku meluap, aku gelisah, aku marah, aku berteriak dalam diri...
Siapa aku? Darimana aku? Mengapa aku terlahir ke dunia ini? Untuk apa aku hidup? Mengapa lingkunganku seperti ini? Mengapa hati tak pernah tenang?
Pada akhirnya, 'ku mencoba hal baru yang tak pernah terbayangkan olehku 'tuk mencobanya.
"Kenapa seindah ini?", hati ini begitu tenang ketika aku membaca kisah mereka yang sudah 'tampil beda'. Sungguh, lambat laun... Aku semakin terpesona pada hal ini.
Tenang, damai, sederhana, indah. Ya, semua itu ada pada hal ini!
Terpesona akan perintah dan larangan-Nya membuat ku semakin yakin akan jalan yang akan ku tapaki. Aku memastikan diri bahwa aku mantap atas hal ini.
Ya, aku mau, aku siap, aku terima.
Tatkala aku menapaki jalan yang baru, rasanya aku sudah siap dengan peralatan perang rohaniku.
Sungguh, beginikah rasanya jatuh cinta pada-Nya hingga aku merasa ringan 'tuk melangkah dan siap berperang?
Minggu, 30 September 2018
3rd Semester
Woah... Longtime no see, my viewers.
Sekarang udah semester 3, udah jarang banget buka blog (sejak SMA juga udh lama banget ga buka nih blog karena males dan tugas merajalela WKWKWKWK).
Saya bersyukur karna pada dasarnya saya bisa mendapatkan IP diatas 3,sekian hehe dan tentunya masih bisa napas ya wkwk. i'm so blessed😊
Semester ini seru dan menantang, soalnya dosen nya lebih "wah" dan tugasnya lebih "WOW". tahun lalu masih b aja karna yaa namanya juga baru masuk, pasti lah ya ada istilah selow ae WKWKWK.
Ok deh, mungkin cukup sampe sini aja. Aku mau berkutat pada tugas2ku lagi, mereka sudah menanti sejak lama hahaha. See ya👋
Sekarang udah semester 3, udah jarang banget buka blog (sejak SMA juga udh lama banget ga buka nih blog karena males dan tugas merajalela WKWKWKWK).
Saya bersyukur karna pada dasarnya saya bisa mendapatkan IP diatas 3,sekian hehe dan tentunya masih bisa napas ya wkwk. i'm so blessed😊
Semester ini seru dan menantang, soalnya dosen nya lebih "wah" dan tugasnya lebih "WOW". tahun lalu masih b aja karna yaa namanya juga baru masuk, pasti lah ya ada istilah selow ae WKWKWK.
Ok deh, mungkin cukup sampe sini aja. Aku mau berkutat pada tugas2ku lagi, mereka sudah menanti sejak lama hahaha. See ya👋
Rabu, 25 Juli 2018
Manusia, Dunia, Tuhan dan skenario-Nya
Manusia adalah aktor/aktris nya, dunia adalah panggungnya, Tuhan adalah sutradaranya, dan hidup kita adalah skenario-Nya.
Hidup ini adalah kesempatan. Hidup ini adalah anugerah. Hidup ini adalah berkat. Kita yang dapat hidup di dunia ini adalah pemberian terindah dari Sang Ilahi. Kita terlahir kedunia ini tidaklah sia-sia, sebab Ia punya rencana dan rancangan yang detail dan serius dalam hidup kita.
Manusia adalah makhluk yang sempurna buatan Tuhan ketimbang hewan dan ciptaan lainnya. Manusia punya akal dan pikiran, bahkan perasaan. Dalam hidup ini kita kerap membuat planning yang ingin kita capai atau tuju. Namun terkadang Tuhan tidak mengizinkan apa yang kita inginkan terjadi didalam hidup kita. Mengapa? Sebab rancangan kita bukanlah rancangan Tuhan, namun rancangan Tuhan sudah pasti rancangan kita yang sudah Ia gariskan dalam hidup ini. Apa yang kita ingini, belum tentu itu menjadi kebutuhan kita atau belum tentu hal itu 'baik' untuk kita. Bisa saja hal tersebut buruk bagi kita bahkan menjatuhkan kita ke dalam dosa. Atau mungkin, Tuhan akan mengizinkan hal tersebut terjadi, namun pada waktu-Nya. Jawaban Tuhan itu ada 3; IYA, TIDAK, NANTI :)
Tetaplah percaya pada skenario Tuhan, karena sejatinya Tuhan adalah sutradara terbaik.
Hidup ini adalah kesempatan. Hidup ini adalah anugerah. Hidup ini adalah berkat. Kita yang dapat hidup di dunia ini adalah pemberian terindah dari Sang Ilahi. Kita terlahir kedunia ini tidaklah sia-sia, sebab Ia punya rencana dan rancangan yang detail dan serius dalam hidup kita.
Manusia adalah makhluk yang sempurna buatan Tuhan ketimbang hewan dan ciptaan lainnya. Manusia punya akal dan pikiran, bahkan perasaan. Dalam hidup ini kita kerap membuat planning yang ingin kita capai atau tuju. Namun terkadang Tuhan tidak mengizinkan apa yang kita inginkan terjadi didalam hidup kita. Mengapa? Sebab rancangan kita bukanlah rancangan Tuhan, namun rancangan Tuhan sudah pasti rancangan kita yang sudah Ia gariskan dalam hidup ini. Apa yang kita ingini, belum tentu itu menjadi kebutuhan kita atau belum tentu hal itu 'baik' untuk kita. Bisa saja hal tersebut buruk bagi kita bahkan menjatuhkan kita ke dalam dosa. Atau mungkin, Tuhan akan mengizinkan hal tersebut terjadi, namun pada waktu-Nya. Jawaban Tuhan itu ada 3; IYA, TIDAK, NANTI :)
Tetaplah percaya pada skenario Tuhan, karena sejatinya Tuhan adalah sutradara terbaik.
Kamis, 01 Maret 2018
Pergumulan
Manusia lahir dengan setiap pergumulannya masing-masing. Membawa setiap cerita dibalik pergumulan yang ada. Tersirat hikmah disetiap pergumulan yang ada. Dan ada sebuah tantangan yang siap untuk dilewati...
Tuhan mengizinkan hal itu terjadi karena Ia ingin melihat keimanan setiap umatNya. Apakah dengan pergumulan itu manusia akan semakin meningkat keimanannya, atau semakin menurun?
Entahlah, itu semua hanya bisa diketahui oleh setiap manusia pribadi dan Sang Pencipta.
Akan tetapi, setiap manusia menyadari bahwa disetiap tindakan mereka itu tak pernah lepas dari pergumulan.
Ya, akupun menyadarinya. Sebab itulah yang sedang aku rasakan sekarang...
P E R G U M U L A N 😮
Popular Posts
-
Hidupku warna-warni. Hari-hariku mengandung makna. Orang-orangku begitu unik. Datang dan pergi membawa kesan dan pesan, baik tersirat maup...
-
hollaaaa everyone. long time no see, setelah sekian lama gak buka blog ini, akhirnya saya hadir lagi wkwkwk Udah berapa tahun saya gak buk...
-
Helloooo... Long time not see ya ^_^ Udh 3-4bulan yah aku gabuka2 blog ini lagi :D Cukup pembukaan, hari ini aku UTS Aku lg pusing bngt ...
-
Hai, namaku anak. Aku anugerah terindah sebagai buah cinta dua insan yang dipersatukan. Aku adalah amanah dari Sang Ilahi untuk mereka did...
-
Aku mencari jati diri. Aku berkelana menimba ilmu. Aku berkaca diri, bahwa hidupku terlalu datar. 'ku sadari hidup kian lama kian sur...
Blogger templates
Copyright ©
Anything. Design by WPThemes Expert